Breaking News
Loading...
Tuesday, September 17, 2013

FORT SAN DOMINGO

4:43 PM
Dunia Maya- Fort San Domingo, Hongmao Castle adalah nama sebuah bangunan bersejarah peninggalan zaman penjajahan, yang berlokasi di Danshui, Taipei City Taiwan.
Pertama kali dibangun menggunakan kayu oleh Spanyol pada tahun 1628, dimaksudkan untuk membantu penerapan kekuasaan Spanyol atas populasi China dan penduduk asli setempat di Taiwan bagian utara. Pada tahun 1637 benteng ini diserang serta dihancurkan oleh sekelompok aborigin karena konflik atas perlakuan Spanyol memberlakukan pajak yang dirasa tinggi dan memeras uang rakyat. Kemudian pada tahun yang sama Spanyol membangun benteng ulang menggunakan batu bata yang kuat dan tinggi lebih dari dua puluh kaki.
Pada tahun 1642 Belanda datang dan mengusir Spanyol dari Taiwan, kemudian Benteng San Domingo dihancurkan sendiri oleh Spanyol, Belanda juga membangun benteng pada tempat yang sama yang dinamakan Fort Antonio.
Ternyata tidak hanya Spanyol dan Belanda saja yang pernah menjajah Taiwan, Jerman, Inggris juga pernah berkuasa di negara ini.
Tahun 1683-1867 benteng San Domingo dikuasai oleh Dinasti Qing (pemerintahan China), meskipun benteng San Domingo sudah berdiri beratus-ratus tahun di tanah Taiwan, namun pada tahun 1980 baru bisa dimiliki sepenuhnya oleh Taiwan.
Pada tahun 1867 dilakukan renovasi besar-besaran oleh Jerman dan pada masa tersebut benteng digunakan sebagai pertemuan dengan Inggris.
Bagian dalam benteng juga tidak kalah menariknya, ada ruang makan, ruang tamu, dan bagian lainnya memperlihatkan cara hidup tradisional orang Inggris pada zaman dahulu.

Disini kita bisa mengetahui bagaimana rakyat Taiwan beradaptasi dengan berbagai kultur budaya dari penjajah yang pernah berkuasa ditanah kelahirannya. Disamping benteng terlihat beberapa bendera negara berkibar dari negara yang pernah berkuasa di Taiwan.
Secara garis besar Taiwan memperoleh kemerdekaan dengan berjuang.

43 komentar:

  1. Bangunan yang sarat dengan sejarah, wah kapan yah bisa main ke Taiwan hehe..

    ReplyDelete
  2. meriamnya keren2 :D
    kalau yang di museum sumedang kayanya ga segede itu...

    berarti banyak banget y negara yg pernah ngjajah taiwan, tapi ga apa2 ya asal jangan kaya indonesia saja, sbelum merdeka cuma pernah dijajah 2 negara...tapi setelah merdeka malah makin banyak negara yg menjajah

    ReplyDelete
  3. Indonesia pun sebenarnya tak kalah hebat dengan Taiwan bila membandingkan sejarahnya, Indonesia berhasil mengalahkan sekutu waktu itu perang dunia 2

    ReplyDelete
  4. Benar2 indah sekali bangunan bersejarah disana,,, karena dirawat dengan baik.
    makasih nice sharenya mbak,,,

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama" sist,,,,, trimakasih atas kunjungannya,,,
      hehe

      Delete
  5. Tahun 80 baru lepas..?
    Emang sekarang China sudah mengakui kemerdekaan Taiwan..?

    ReplyDelete
    Replies
    1. belum lah..kan duri dalam daging

      Delete
    2. gusi ketelusupan duri iwak ya mas... hehehe

      Delete
    3. thun 80 lepas bagunan ini diserahkan pada taiwan om,,,,,

      Delete
  6. ooo, jadi spanyoll yang awalnya njajah..

    ReplyDelete
  7. Mbak Maya ambil foto-foto itu sendiri ay? keren loh Mbak...

    kebayang, gimana orang taiwan megeja Fort San Domingo,pasti susah ya...

    ReplyDelete
  8. wah bangunan nya sudah lama banget ya mbak. sudah ber-abad-abad lamanya api sampai sekarang masih berdiri kokoh :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. karena jaman dulu orang-orang nya belum doyan makan semen mbak, maka nya bangunannya bisa awet...

      Delete
    2. coba sekarang bagunan g sah pake semen,,,,,
      bisa awet kayak bgunan lama g kang?

      Delete
  9. Ya, penjajahan ada dimana-mana... hm, dengan berjuang brt sm dengan kita dong ya?

    ReplyDelete
  10. hebat ya mba maya.. keliling negara.. sampai tau banget sejarahnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. kata pepatah "MENYELAM SAMBIL MINUM AIR MAS" hehejeje

      Delete
  11. taman hijaux itu yg bikin sejuk.. *smile

    ReplyDelete
  12. Bangunan tua... jd saksi sejarah ya

    ReplyDelete
  13. Saya suka lihat segi pembangunannya ramah lingkungan kalau dilihat bentuk bangunannya masih ada kemiripan dengan bangunan sisa-sisa penjajahan belanda di kota saya.

    ReplyDelete
  14. bangunan jadul tapi keren ya mbak bangunannya. beda dengan di indonesia.. kalau bangunan lama pasti bentuknya rada nggak terawat.. hehehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. direnovasi sama pemerintah taiwan mas,,,,,,,

      Delete
  15. Bangunannya tertata dengan baik, peninggalan sejarah yang dilestarikan dengan baik, kapan yah bisa jalan-jalan ke Taiwan :)

    ReplyDelete
  16. Bangunan bersejarah seperti itu harus dilestarikan ya mbak. Harus dijaga dan rawat dengan baik. Supaya tidak cepat ambruk (runtuh) hehehe :D

    ReplyDelete
  17. keren2 bangunannya lingkungannya juga bersih dan sejuk.. mantafff

    ReplyDelete
  18. bangunannya eksotik mbak, keren habis.
    mungkin kalau saya kesana pasti saya langsung gelar kardus buat makan bersama keluarga, hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama mas,,,,,
      bedanya saya ma teman" g bawa kardus,,,, jadi lesehan mawon,,,,
      tanpa alas,,,, g kotor debu kok ,,,, hehehe

      Delete
  19. cocok nih buat poto poto didepan meriam dan bangunan tua...


    Bangunan tua manteb... rumah tua serem...

    ReplyDelete
    Replies
    1. manteb mang,,,,,
      serem knpa? pasti mamang takut hantu ni

      Delete
  20. taiwan sama korea kadang suka ketuker orang-orangnya mirip >.<

    ReplyDelete
    Replies
    1. awal mulanya,,,,, tapi kalau diperhatikan beda kok,,,

      Delete
  21. Coba di Indonesia dibuat indah seperti itu, pasti banyak yg datang ke musium/ tempat peninggalan prasejarah negara kita

    ReplyDelete
  22. Huh serjarah yang menarik dan panjang.

    bagus lagi bangunnanya

    ReplyDelete
  23. Bangunan dan hal2 lain yang merupakan peninggalan Nenek Moyang haruslah dirawat dan dijaga, bukan saja untuk tujuan komersil (Wisata) tapi juga sebagai pengingat bahwa dulu pernah ada kejayaan... Janganlah pernah dimusnahkan karena alasan-alasan tertentu...

    ReplyDelete

 
Toggle Footer