Breaking News
Loading...
Thursday, August 8, 2013

Mata Lalat dan Mata Lebah

7:10 AM

“Janganlah jadi seperti lalat yang hanya melihat, hinggap pada barang, benda-benda busuk dan kotor saja, tapi jadilah seperti lebah yang selalu melihat, hinggap pada suatu benda cantik dan wangi.”

Lebah berterbangan di balik pepohonan mencari bunga-bunga segar yang mekar segar di waktu pagi.

“Sungguh indah bunga matahari, bunga mawar dan macam-macam bunga lagi yang dihinggapinya. Ah, ternyata mencari madu.”

Hinggap di tempat yang indah, cantik, dapat manisan juga. Indahnya kehidupan si lebah.

Pernahkah kita fikir kenapa Allah ciptakan kedua-dua makhluk ini?

Keduanya mempunyai ciri-ciri tersendiri yang boleh dianggap unik. Jika mata kita diumpamakan seperti mata lalat dan mata lebah, maka yang mana satu jadi pilihan sobat dunia maya?

Pastinya lebah, bukan?

Orang yang tidak baik dan berhati jelek, matanya samalah seperti mata lalat. Sentiasa mencari benda-benda yang buruk, negatif dan tidak baik juga dipandang mata. Ada saja yang tidak sregg , tidak pas pada pandangannya.

Manakala orang yang baik dan optimis, pastinya umpama lebah. Senantiasa mencari kebaikan dalam hidupnya. Walaupun sesuatu perkara tidak baik yang jelas pada pandangan matanya namun pastinya ia akan tetap jadi baik dengan sifat khusnuzdon yang ada padanya. Pendek kata semua perkara nampak baik dan indah.

Mari jadikan mata lahir dan mata hati kita seperti lebah yang melihat semua perkara yang baik-baik saja. Semua akan nampak baik jika kita khusnuzdon (bersangka baik). Setiap kejadian yang baik maupun buruk ada sebab dan hikmahnya tersendiri.

Semoga apa yang kita lalui pada Ramadhan kemaren ini adalah suatu yang lebih baik dan menjadi yang terbaik yang pernah kita lalui.

Yang baik datang dari Allah SWT dan yang buruk datang dari kekhilafan kita sendiri. Tidak hanya pada bulan Ramadhan, kita berlomba-lomba meningkatkan amal ibadah kita, mari biasakan hari-hari kita seperti pada bulan Ramadhan. Semoga bermanfaat untuk kita semua, aamin.

(referensi:iluvislam.com)

58 komentar:

  1. Perumpamaan yang sangat pas..
    Mumpung masih lebaran,
    Ketika jemari tak sempat berjabat.
    Ketika raga tak sempat berjumpa.
    Untuk komentar yang membekas luka.
    Semoga maaf selalu ada.
    Selamat hari raya Idul Fitri 1434 H.
    ﺗﻘﺒﻞ ﺍﻟﻠﻪ ﻣﻨﺎ ﻭﻣﻨﻜﻢ ﺻﻴﺎﻣﻨﺎ ﻭﺻﻴﺎﻣﻜﻢ ﻛﻞ ﻋﺎﻡ ﻭ ﺃﻧﺘﻢ ﺑﺨﻴﺮ.
    ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺍﺟﻌﻠﻨﺎ ﻣﻦ ﺍﻟﻌﺎﺀﺩﻳﻨﻮﺍﻟﻔﺎﺀﺯﻳﻦ,
    ﺍﻟﻠﻬﻢ ﻻ ﺗﺠﻌﻠﻪ ﺁﺧﺮ ﺍﻟﻌﻬﺪ ﻣﻦ ﺻﻴﺎﻣﻨﺎ ﺇﻳﺎﻩ، ﻓﺈﻥ ﺟﻌﻠﺘﻪ ﻓﺎﺟﻌﻠﻨﻲ
    ﻣﺮﺣﻮﻣﺎ ﻭ ﻻ ﺗﺠﻌﻠﻨﻲ ﻣﺤﺮﻭﻣﺎ .
    ﺁﻣﻴـــﻦ ﻳﺎ ﺭﺏ ﺍﻟﻌﺎﻟﻤﻴﻦ
    Mohon maaf lahir dan batin.

    ReplyDelete
    Replies
    1. selamat hari raya idul fitri
      minal aizdin walfa'izdin
      mohon maaf lahir dan batin
      tersilap kata dalam postingan maupun berkomentar

      Delete
  2. Selamat lebaran maya
    Minal Aidin Wal Faidzin
    Mohon Maaf Lahir Dan Batin :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. selamat hari raya ,,,,,
      minal aizdin walfa'izdin
      mohon maaf lahir dan batin juga mas,,,

      gimana lebaran disana?

      Delete
  3. itulah analogi kebaikan dan keburukan di dunia serangga, tentu kebaikan lah yang kita inginkan. baik dalam bersikap, bertutur kata, maupun dalam mengambil keputusan. tapi tak selamanya kebaikan mengandung kebaikan lho...misal dalam menyampaikan fakta atau kebenaran, seperti sabda Rosulullah, sampaikanlah kebenaran itu walaupun pahit....


    mbak maya, mohon maaf lahir batin ya...semoga kembali fitri seutuhnya...aamiin

    ReplyDelete
    Replies
    1. amin yaarobbal'alamin,,,,
      selamat lebaran mb khusna
      minal aizdin walfa'izdin
      mohon maaf lahir dan batin

      Delete
    2. padahal lalat dan lebah emang sudah dari sononya diciptakan begitu. berarti kalo analogi itu dipake, mau baik mau buruk kelakuan kita, jalani saja dengan santai. toh itu sudah takdir.. haha

      Delete
  4. pada intinya lebah, jauh lebih baik daripada Lalat.. :)

    filosofi yang bagus..

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya sob,,,,
      lebah selalu dapat yang manis, yg indah" ya,,,,

      Delete
    2. tapi di luar dunia filosofi, lalat juga makhluk mulia lho...coba bayangkan di dunia ini tak ada lalat, kita tak bakalan tau ada bangkai binatang di sekitar kita, taunya bau aja. karena ada lalat berkerumunlah kita jadi bisa menemukan bangkai yang tersembunyi itu kemudian menguburnya...

      Delete
    3. bener mb khus,,,,
      orang bilang "lalat juga bisa sebagai penawar racun" gimana tu? hehehehe

      Delete
  5. Amazing articles? So, make your choice, fly or bee? #sok Englis

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahaha,,,,
      artinya apa sob?
      g ada kamus nie,,,,,

      Delete
    2. Hayoo... Pilih lalat atau lebah?

      Minal aidzin wal faidzin juga ya sob, mohon maaf lahir batin, hehehe

      Delete
    3. pilih madunya sob
      hehehehehe


      minal aizdin walfa'izdin
      mohon maaf lahir dan batin
      met lebaran juga

      Delete
    4. Madu? Jadi kepengen deh, di daerah Bima banyak lhooo

      Delete
    5. bima diman ya sob?
      hehehehe,,,,, saya baru dengar

      Delete
    6. Kota Bima, NTB, mantep deh madu dan susu kudanya

      Delete
    7. saya belum pernah kesana sob,,,,
      mau nyoba juga dunk,,,,
      minta dipaketin
      hehehehehe

      Delete
  6. Ada makna yg berharga di dalamnya.


    Minal aidzin wal faidzin.

    ReplyDelete
  7. bangga bila saya bisa seperti lebih yang bisa mengamalkan hal yang baik :)

    ReplyDelete
  8. Mata lebah berarti cenderung melihat sesuatu yang baik dan bermanfaat tentunya ya..

    ReplyDelete
  9. Lebah juga termasuk binatang yang namanya ada di dalam Al-Qu'an loh ... :)

    ReplyDelete
  10. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  11. selamat mlm. wah trmksih banyak sobat infonya sangat bagus D:

    ReplyDelete
  12. Artikel yang penuh makna makasih mbak udah berbagi...

    Selamat Hari Raya Idul Fitri yah mbak
    Mohon Maaf Lahir Dan Batin :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama" sob,,,
      makasih dah berkunjung,,,,

      selamat hari raya idul fitri taqoballahu minna waminkum taqobal yaakarim minal aizdin walfa'izdin mohon maaf lahir dan batin

      Delete
  13. Dateng lagi sob.... Sembari silahturahim agar menguatkan tali persaudaraan

    ReplyDelete
  14. Hmmmm,,, kayaknya mata saya masuk mata yang mana nih? hmmmm

    ReplyDelete
    Replies
    1. mau yg mana bang? tinggal pilih,,,

      Delete
    2. kenapa bang ancis?
      di gigit lebah ya?
      hehehehe

      Delete
  15. Aneh lebih pilih lebah dari pada lalat. hehe
    Nice artikel sobat...

    ReplyDelete
    Replies
    1. hanya perumpaan,,,
      mudah"an kita semua bisa menjadi "mata lebah" yg bisa memandang hal" yg baik

      Delete
  16. Benar tuh, kalau ramadan saja semuanya pada baik, eh setelah ramadhan gag baik lagi..
    kan eman selama sebulan kalau tidak diteruskan.. :)

    Salam..

    ReplyDelete
    Replies
    1. tradisi yang sudah biasa ya mas?
      dari dulukayak gitu tidak pernah berubah kayaknya
      hehehe

      Delete
  17. Wah ternyata hampir senada sama postingan saya bahwa perbuatan baik selama ramadhan boleh kita rutinkan pada hari-hari berikutnya ya Ukhti ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. pada intinya sama ya akhi,,,
      penjabarannya beda,,,
      hehehe

      Delete

 
Toggle Footer